Monday, April 29, 2019

6. ATRIBUT MERAH PUTIH


     Genap usia 6 tahun, penulis baru masuk sekolah dasar, SDN-Cipicung, pada tahun 2002. Sejak duduk di bangku kelas 1 SD sampai kelas 9 SMP, penulis mempunyai sifat pendiam berbeda dengan teman-teman yang lainnya, bermain kesana-kemari, dan jarang sekali ngobrol dengan teman-temannya baik yang laki-laki ataupun yang perempuan, kecuali mengobrol hal-hal yang bermanfaat. Inilah bentuk curahan nasehat dari Ustadz Azam kepada kami pada saat itu, ustadz menasehati kami agar tidak banyak tingkah, banyak ngobrol dan banyak bermain hingga akibatnya akan lupa waktu untuk ibadah dan juga belajar serta mengaji. Mata pelajaran yang sangat disukai penulis adalah Pendidikan Agama Islam (PAI). Nilai pun yang diberikan guru-guru kepada penulis, besar-besar. Setelah lulus dari SD penulis berkeinginan untuk melanjutkan ke SMP, tapi banyaknya kebutuhan ekonomi keluarga tidaklah mencukupi. Mulai dari pendidikan kakak-kakak penulis yang masih sekolah dan ada yang masih di pesantren, serta kebutuhan yang lainnya. penulis tidak melanjut sekolah karena pada saat itu belum ada BOS dari pemerintah. Akhirnya penulis memutuskan memilih untuk tidak melanjutkan ke SMP, tapi melanjutkan pendidikannya ke pondok pesantren Miftahul Muta’alimin, pondok Ustadz Azam dulu. Penulis beranggapan karena biaya mondok lebih murah dibanding dengan biaya SMP.
     Dua tahun kemudian setelah penulis mondok di pondok tersebut, akhirnya ada dana BOS dari pemerintah,. Penulis disarankan dan dinasehati oleh santri yang sudah lama mondok disana untuk melanjutkan sekolah. Karena dia menyadari dengan penyesalannya saat itu, bahwa dulu dia tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang sekolah SMP, dan hanya tamatan SD saja. Setelah mendapatkan pencerahan dari santri itu, penulis berbincang-bincang dengan guru di pondok dan orang tua dirumah, penulis bermaksud untuk melanjutkan sekolah ke jenjang MTS dengan gratis. Sambutan hangat dan suplai dorongan dari mereka mengizinkan penulis untuk melanjutkan sekolah ke tingkat MTS. Saat itu penulis mendaftar dan resmi sekolah di MTS Fatahilah-Pangkalan-Ciawigebang pada tahun 2010. Dan tugas penulis, selain memikirkan pelajaran pondok juga harus memikirkan tugas sekolah.

No comments:

Post a Comment

Keluarga Bahagia Rezeki Lancar

  Siapa yang tidak menginginkan keluarganya bahagia, pasti semua orang di dunia ini menginginkan dan mendamba-dambakan momen itu. Sebab dida...