Monday, April 29, 2019

5. HOBI DAN CITA-CITA


     Siapa yang tak kenal dengan Penulis yang dahulu masih imut dan lucu bagi siapa saja entah tetangga atau pun teman-teman penulis pasti mengenalnya. Penulis suka menyanyi lagu yang di bawakan oleh Joshua ‘Airnya di Obok-obok’ di kala pentas dalam acara siaran di Televisi. Penulis dan kakaknya tak pernah ketinggalan menyaksikan Joshua yang masih duduk di bangku kelas 4 SD sudah terkenal di layar kaca. Ketika usia penulis menginjak 9 tahun, penulis sangat hobi dengan bermain bola, hal ini timbul karena penulis sering melihat tayangan film kartun kesayangannya, yaitu “Kapten Tsubasa”. Ketika penulis bermain sepak bola, penulis sangat lihai dalam teknik menguasai bola. Bahkan penulis pernah salto, hingga tubuhnya berputar di udara lalu terjatuh. Teman-teman pun sangat takjub melihat kejadian itu. Tapi kini setelah mata penulis terkena minus, hobi bermain sepak bola menjadi berkurang. Kini hobi penulis suka menulis cerpen-cerpen, suka banyak membaca buku-buku komik, terutama tokohnya si Gareng dan si Petruk. Selain itu buku-buku pelajaran pun senang dibaca.
          Sejak kecil cita-cita penulis ingin menjadi seorang ustadz sekaligus pengusaha peternakan ayam, kemudian ingin menjadi polisi, dan guru PNS. Memang sejak kecil bila ditanya tentang cita-cita tidaklah pasti dan suka berubah-rubah, tidak konsisiten. Namun setelah menginjak masa MA, baru menyadari bahwa cita-cita sangatlah penting, karena setiap manusia mempunyai arah tujuan untuk kebahagiaannya, kini di dunia dan nanti kelak di akhirat, menjadi manusia yang berguna bagi Bangsa, Nusa dan Agama. Kini penulis sedang merancang sebuah cita-cita yang besar, yaitu ingin menjadi seorang hafidz, melanjutkan studi S2 ke Universitas Al-azhar-Mesir, studi S3 ke Universitas Hamburg-Jerman. Selain itu penulis ingin membangun pembangunan-pembangunan. Diantaranya, penulis ingin membangun pondok pesantren tahfidz, majelis ta’lim, Madrasah Aliyah, lab tiga bahasa (Bhs. Inggris, Bhs. Arab dan Bhs. Jepang), rumah pribadi dan lapangan pekerjaan.
Manusia hanya bisa berencana dan berusaha, serta berdoa. Tapi apapun yang terjadi itu adalah atas kehendak Allah SWT. Harapan penulis dan dorongan motivasi serta doa dari para pembaca sangat membantu penulis untuk menjembatani agar terealisasikannya cita-cita itu. Aamiin.

No comments:

Post a Comment

Keluarga Bahagia Rezeki Lancar

  Siapa yang tidak menginginkan keluarganya bahagia, pasti semua orang di dunia ini menginginkan dan mendamba-dambakan momen itu. Sebab dida...