Kesetiaan,,,
adalah kesiapan untuk bersama.
Ketika
kita menginjak dewasa, maka kita membutuhkan teman hidup untuk bersama, dunia
dan akhirat.
Kita
butuh tempat curhat, berbagi, dan berdiskusi untuk menjadi pegangan hidup, dan
ia sekaligus adalah pasangan hidup.
Saat
kita menginjak dewasa, kita berdoa agar mendapat pasangan yang baik.
Melakukan,,,
pemilahan dan pemilihan untuk mendapatkan jodoh, karna pertimbangan; harta, kekayaan,
karena nasab, atau karna agamanya.
Tetapi
seringkali, ketika kita telah mendapat pasangan. Sebulan dua bulan terasa mesra,
tetapi setelah itu seringkali kita tergoda dengan rumput tetangga yang lebih hijau
dari rumput kita.
Sering
kita melihat pasangan orang lain lebih ideal, sering melihat pasangan orang lain
itu lebih cerdas, lebih pintar, lebih kaya. Maka ini mengakibatkan selalu percekcokan
didalam rumah tangga.
Ia tidak
puas dengan pasangan, ia selalu bertengkar dirumah tangga, tidak ada lagi kesejukan,
tidak ada lagi kedamaian didalam keluarga.
Suatu
saat suami istri memutuskan untuk bercerai, karna merasa sudah tidak ada lagi
kecocokan dintara keduanya.
Didepan
pengadilan ditanyakan “Apakah anda siap untuk bercerai?”, ditanyakan oleh sang hakim.
Ia mengatakan “Saya sudah siap. Karna sudah kami tidak sanggup mencari kedamaian
didalam rumah tangga”. Perempuannya pun menjawab bahwa “Kami pun sudah siap
bercerai karna kami sudah tidak sanggup hidup bersama”.
Dulu
ia saling mencintai, ia memilihnya sebagai jodoh, dulu ia sangat menyayangi dan
memilihnya sebagai pasangan. Ia berikrar didepan hakim untuk bercerai, terjadi
perceraian antara keduanya.
Sahabat,,,
Perceraian terjadi, karna ego masing-masing. Sahabat,,, Perceraian terjadi,
karna ia melupakan pada saat ia saling mencintai. Sahabat,,, ia bercerai, karna
ia lupa pada saat ia berupaya dan berdoa untuk mendapatkan pasangan untuk
dirinya.
Terjadilah
perceraian antara keduanya.
Ia melupakan,
bahwa beribu-ribu orang atau mungkin juga banyak sekali orang yang sampai sekarang
ini berdoa agar mendapat pasangan.
Tapi
kenapa kita menyia-nyiakan kesetiaan dari pasangan kita, tapi mengapa kita tidak
bisa memperbaiki; kesalahan, kekurangan; menyempurnakan dari kekurangan itu sehingga
tetap terbangun kesetiaan.
Sahabat,,,
Kesetiaan adalah segalanya, dan hanya dengan kesetiaan kita bisa membangun kebersamaan,
dan bisa membangun rumah tangga yang sejahtera, dan terinspirasi didalamnya.
Bandung, Kamis, 20 Pebruari 2020
Nasihat teruntuk sahabat karibku
Dari Penulis
Hamdan za