Tuesday, February 9, 2021

Memposisikan Diri dalam Diri

        Tiada yang dapat kita pungkiri, bahwa roda kehidupan ini terus berputar. Seiring berkembangnya zaman, berkembang pulalah ilmu pengetahuan dan teknologi dengan begitu pesatnya. Hingga hampir mayoritas orang sudah  keliru menjabarkan arti daripada kebenaran itu sendiri. Bahkan banyak pula diantara mereka, menempatkan suatu kebenaran bukan pada tempatnya lagi, seperti memposisikan kebenaran di atas kebohongan yang didorong oleh hawa nafsu. Ya, walaupun kebenaran mutlak hanya milik Tuhan (Allah), akan tetapi mereka mengklaim bahwa kebenaran hanya milik siapa yang paling kuat dan siapa yang paling berkuasa. Akhirnya muncul yang tertindas semakin tertindas, yang terimidasi semakin terimidasi, hak semua orang direnggut paksa hingga tiada artinya lagi, Makanya janganlah aneh bila yang tadinya memanusiakan manusia malah terbalik menjadi menghewankan manusia.

        Tugas kita sebagai khalifah (pemimpin) dimuka bumi ini tak lain dan tak bukan yaitu hanya untuk taat kepada Sang Kholiq. Dengan menyadari sepenuhnya bahwa tiada Tuhan selain Allah. Allah tidak butuh dengan ibadahnya kita pada-Nya. Ketaatannya kita atau sebaliknya maksiatnya kita kepada-Nya, sama sekali takkan menambah kemuliaan-Nya dan atau tidak berkurang kemuliaan-Nya.

        

        

No comments:

Post a Comment

Keluarga Bahagia Rezeki Lancar

  Siapa yang tidak menginginkan keluarganya bahagia, pasti semua orang di dunia ini menginginkan dan mendamba-dambakan momen itu. Sebab dida...